Home » , » Cara merekam Siaran TV ( film / musik ) ke Komputer

Cara merekam Siaran TV ( film / musik ) ke Komputer

Cara menyimpan video TV ( film / musik ) ke Komputer - Sekarang ini sudah banyak sekali stasiun-stasiun TV bermunculan, sehingga banyak juga acara favorit kita yang akan kita tonton. Bagi sobat aziscs1 yang ingin mendokumentasikan acara Favorit kalian, kali ini saya akan membagikan trik video editing buat Sobat aziscs1 yaitu Cara Alternatif  merekam Video dari TV.

Di bagian pertama trik ini sobat telah mendapatkan trik Cara Menangkap Gambar dari TV. Dengan berbekal seperangkat komputer yang dilengkapi TV tuner, sobat dapat melakukan perekaman berbagai acara televisi secara terjadwal. Perekaman ini bisa menggunakan format tertentu, bahkan beberapa jenis TV tuner juga mendukung penulisan langsung (direct burn) setiap acara yang direkam ke media CD atau DVD.
 
Cara menyimpan video siaran TV ( film / musik ) ke Komputer

Kalau sobat aziscs1 memiliki banyak acara favorit, jelas tidak mungkin memanfaatkan CD dan DVD sebagai media perekaman langsung. Sobat kan tidak bisa mengganti CD dan DVD yang telah terisi penuh dengan disk kosong. Jadi, siapkan ruang yang cukup di hard disk agar seluruh hasil rekaman dapat ditampung.


Perekaman dapat berlangsung dengan efektif setelah kita melakukan konfigurasi dan penjadwalan dengan benar. Di bawah ini kita akan membahasnya secara detil.


Langkah pertama yang harus sobat lakukan adalah menjalankan aplikasi PVR (Personal Video Recorder) sobat. Dari sana, aktifkan opsi “Configuration”. Di layar konfigurasi ini sobat dapat mengatur format capture audio dan video, hingga time dan size limit.


Berbagai format audio dan video yang mendukung tercantum pada Capture Format Profile. Melalui menu ini sobat dapat menentukan kualitas rekaman  yang diinginkan. Standar perekaman yang disediakan adalah MPEG 1, MPEG 2, VCD, Super VCD, DVD, Windows Media Video dan Uncompressed AVI.


Selain kualitas, penentuan format turut menentukan ukuran file yang dihasilkan. Misalkan sobat saat ini menggunakan format VCD untuk merekam siaran TV selama satu jam. Jika sobat mengubahnya menjadi DVD, file yang dihasilkan menjadi 4x dibandingkan format VCD. Perubahan ini disebabkan adanya standar codec, resolusi, setting video quality dan target data rate.


Bagaimana jika sobat ingin merekam siaran dengan format agak “tidak lazim” untuk menghasilkan file capture dengan kualitas prima dan ukuran file yang relatif kecil? Klik saja “Capture Profile Setting”. Disini sobat bisa membuat profile baru dan menentukan codec audio dan video yang diinginkan. Misalnya, sobat ingin menyandingkan video codec DivX dengan audio codec MPEG layer 3.


Setelah penentuan codec, langkah selanjutnya adalah mengatur resolusi, videoo quality dan target data rate (kbps). Secara umum, semakin besar setting untuk ketiga variabel ini, semakin besar pula file yang dihasilkan. Maka dari itu, sobat harus menyesuaikannya dengan kebutuhan dan disk space tersisa yang sobat miliki.


Jika berencana mengabadikan hasil rekaman ini ke CD atau DVD, sobat dapat memanfaatkan opsi “Time Limit (sec)”, “Size Limit (MB)” dan “Split File (MB)”. Sebagai acuan, sobat dapat mengisikan Split File dengan nilai 650 – 700 untuk format VCD dengan durasi satu jam.


Untuk TV tuner yang dilengkapi radio, cara konfigurasinya tidak terlampau jauh berbeda. Yang terpenting dari setting audio di radio tuner adalah Audio Recording Line, Compression Format, dan Compression Attributes. Pastikan setting Audio Recording Line berada pada posisi yang tepat di mana kabell audio sobat tersambung. Jika tidak, file hasil rekaman tidak akan menghasilkan suara.


Masalah kompresii adalah masalah kedua yang harus sobat atur di setting Audio Codec. Semakin tinggi tingkat kompresi yang dipilih, semakin kecil file yang dihasilkan. Akibatnya, ada pengorbanan kualitas suara yang dihasilkan. Untuk hasil yang optimal penulis menyarankan pemakaian format MP3 atau Windows Media Audio dengan Compression Attributes 128kb/s, 44100Hz, Stereo.


Setelah selesai merekam Video dari TV, sobat dapat mengeditnya dengan memotong iklan-iklan yang ada di TV menggunakan software edit video yang Sobat kuasai.

0 komentar:

Posting Komentar