Posted by Unknown
Posted on 04.35
with No comments
Contoh tampilan ‘status message’ yang sudah dimodifikasi.
Status Message adalah sebuah pesan yang akan muncul di atas posting ketika kita sedang berada di halaman hasil pencarian atau halaman label. Memodifikasi tampilannya mungkin mudah, yaitu dengan cara menimpa CSS bawaan Blogger dengan kode CSS baru yang mengandung pengaturan tampilan yang berbeda seperti ini:
Kode di atas akan secara otomatis meliputi posting pertama dengan elemen <div class='first-post'>, sehingga kita bisa melakukan sesuatu dengan kelas itu untuk mengubah tampilannya:
Posted by Unknown
Posted on 00.16
with No comments
Mencoba memanfaatkan <textarea> untuk mencegah peramban memparse kode HTML di dalam posting.
Selama ini kita telah mengenal kode JavaScript pembuat ringkasan posting otomatis yang hanya bekerja dengan cara mengambil HTML di dalam posting, kemudian mengurangi jumlahnya untuk menciptakan ringkasan dan menampilkannya lagi dengan cara mengganti konten posting awal dengan ringkasan teks baru yang sudah dikurangi. Namun terkadang cara ini tidak efektif, karena biasanya peramban masih tetap bisa mengakses dan memparse semua kode HTML di dalam posting. Karakter posting memang terpotong, tapi beban muat tidak berubah.
Saat ini tidak ada cara yang bisa dibilang paling tepat untuk mengatasi masalah ini, dan satu-satunya cara yang paling sesuai dengan prosedur adalah dengan memanfaatkan elemen <data:post.snippet/> yang sebenarnya merupakan elemen untuk blog tampilan seluler (baca di sini).
Tapi, sebenarnya masih ada cara yang sederhana untuk mencegah peramban mengakses semua kode HTML posting saat kita belum memasuki halaman tunggal posting tersebut, yaitu dengan cara mengubah data yang dipanggil (dalam hal ini adalah konten posting) menjadi sesuatu yang bukan kode HTML, sesuatu yang lebih ringan dan tidak memicu peramban untuk mengerjakan apapun kecuali mengunduh teks yang ada. Yaitu dengan cara memanfaatkan <textarea>
Bungkus semua konten posting yang ada dengan elemen <textarea> sehingga kode HTML apapun yang ada di dalamnya tidak akan pernah diparse oleh peramban karena peramban hanya akan menganggapnya sebagai teks biasa yang ringan dan tidak memberikan beban permintaan HTTP tambahan (misalnya dari gambar atau video yang ada di dalam posting):
Konsepnya hanya seperti itu. Dan sisanya, kita bisa menggunakan JavaScript untuk menampilkan sebagian konten dari area teks tersebut, kemudian kita masukkan hasilnya ke dalam kontainer lain sebagai HTML:
// Ambil teks dari `<textarea>`, kemudian kurangi jumlah karakternya (menjadi 200 karakter) var summary = document.getElementById('text-1234').value.substring(0,200);
// Sisipkan karakter yang telah dikurangi tersebut ke dalam kontainer di bawahnya document.getElementById('container-1234').innerHTML = summary + '…';
</script>
Thumbnail posting bisa kita dapatkan melalui elemen <data:post.thumbnailUrl/> dengan resolusi yang sudah diubah, sedangkan elemen <textarea> bisa kita sembunyikan dengan CSS. Proses penerapan selengkapnya bisa Anda baca mulai dari sini.
Membuat Posting Auto Read-More Blogspot Versi Manipulasi Textarea
Sebelum melakukan modifikasi, terlebih dahulu backup kode template Anda untuk berjaga-jaga jika terjadi kesalahan.
Pertama-tama, masuklah ke editor HTML template Anda kemudian cek Expand Template Widget. Temukan kode ini:
</head>
Salin kode ini kemudian letakkan di atasnya:
<script type='text/javascript'> // Lightweight `auto read-more` hack for Blogger using `Textarea` by Taufik Nurrohman // URL: https://plus.google.com/108949996304093815163/about //<![CDATA[ var configSummary = { thumbnailSize: 100, // Define the post thumbnail size summaryLength: 300, // Define the summary length noThumbUrl: "http://3.bp.blogspot.com/-vpCFysMEZys/UOEhSGjkfnI/AAAAAAAAFwY/h1wuA5kfEhg/s72-c/grey.png" // `no image` URL }; function createPostSummary(a,b,c) { var text, doc = document, d = configSummary, copyFrom = doc.getElementById(a).value, pasteTo = doc.getElementById(b), postThumbnail = (c === "") ? d.noThumbUrl : c; text = copyFrom.replace(/<(.*?)>/g,"").replace(/[\n\r]+/g," "); pasteTo.innerHTML = '<img class="post-thumbnail" src="'+postThumbnail.replace(/\/s[0-9]+(\-c)?\//,'/s'+d.thumbnailSize+'-c/')+'" alt="thumbnail" style="width:'+d.thumbnailSize+'px;height:'+d.thumbnailSize+'px;">' + text.substring(0,d.summaryLength) + '…'; } //]]> </script>
Setelah itu cari baris kode yang tampak kurang lebih seperti ini:
Sisanya tinggal menambahkan kode CSS ini yang berfungsi untuk menggeser thumbnail gambar ke samping kiri ringkasan artikel. Letakkan kode ini di atas ]]></b:skin> atau </style>:
Untuk template versi standar yang sekarang mungkin kodenya menjadi sedikit lebih rumit karena ada beberapa microdata yang disusun secara otomatis oleh Blogger. Mungkin suatu saat yang Anda temukan adalah baris kode seperti ini:
<b:if cond='data:blog.metaDescription == ""'> <!-- Then use the post body as the schema.org description, for good G+/FB snippeting. --> <div class='post-body entry-content' expr:id='"post-body-" + data:post.id' itemprop='description articleBody'> <data:post.body/> <div style='clear:both;'/> <!-- clear for photos floats --> </div> <b:else/> <div class='post-body entry-content' expr:id='"post-body-" + data:post.id' itemprop='articleBody'> <data:post.body/> <div style='clear:both;'/> <!-- clear for photos floats --> </div> </b:if>
Tidak masalah. Ganti semua kode di atas dengan kode ini:
Posted by Unknown
Posted on 06.35
with No comments
Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menangani tampilan blog versi mobile/perangkat seluler. Namun sebelum memulainya, ada beberapa hal penting yang harus Saya jelaskan terlebih dahulu sebagai pondasi:
1. URL Blog Desktop dan Seluler
Menampilkan tampilan blog blogspot versi seluler bisa dilakukan dengan cara menambahkan kueri berupa ?m=1 pada URL. Sebagai contoh, jika alamat blog Anda adalah http://nama_blog.blogspot.com, maka untuk menampilkan tampilan blog perangkat seluler, Anda harus mengubah URLnya menjadi http://nama_blog.blogspot.com/?m=1. Tampilan blog versi biasa bisa Anda akses dengan mengubah nilai m menjadi 0, atau cukup buang kueri tersebut dari URL:
URL Blog Seluler: http://nama_blog.blogspot.com/?m=1 URL Blog Normal: http://nama_blog.blogspot.com/?m=0 URL Blog Normal: http://nama_blog.blogspot.com/
2. Perbedaan Elemen HTML Blog Desktop dengan Blog Seluler
Setiap widget posting yang masih asli akan selalu dilengkapi dengan duplikat markup HTML khusus untuk tampilan blog seluler. Ini ditandai dengan munculnya beberapa elemen <b:includable> dengan atribut-atribut bernilai (atau setidaknya memiliki imbuhan kata) “mobile”.
Beberapa gulungan layar ke bawah, Anda akan menemukan kode yang nyaris sama dengan kode di atas. Perbedaan hanya terlihat pada karakteristik berupa ditambahkannya kelas-kelas dengan imbuhan “mobile” dan/atau hilangnya beberapa elemen HTML dari kode mirip yang pertama kali Anda temukan:
Fungsinya adalah untuk membedakan markup HTML antara blog tampilan layar desktop dengan blog tampilan seluler. Sehingga, sebagai contoh, jika kita mengakses halaman blog kita pada perangkat desktop, maka kita akan melihat kode HTML seperti ini pada sumbernya:
Masing-masing elemen <b:includable> akan ditampilkan sesuai keadaannya (dalam hal ini adalah mengenai apakah kita sedang berada pada perangkat desktop ataukah perangkat seluler), yang dalam sebuah widget dapat dikondisikan dengan kondisional <b:if cond='data:mobile'>:
<b:if cond='data:mobile'> <!-- menampilkan navigasi halaman versi mobile pada perangkat seluler --> <b:include name='mobile-nextprev'/> <b:else/> <!-- menampilkan navigasi halaman versi desktop pada perangkat desktop --> <b:include name='nextprev'/> </b:if>
<b:if cond='data:mobile'> hanya berlaku jika diletakkan/dideklarasikan di dalam <b:includable> dan tidak bisa bekerja di luar elemen itu. Kondisional universal untuk menyatakan tampilan seluler bisa dinyatakan sebagai ini:
<b:if cond='data:blog.isMobile'> ... </b:if>
Anda bisa menerapkan kondisional di atas di mana saja.
Pastikan Fitur Blog Seluler Aktif
Jika tidak, aktifkan kembali dengan cara masuk ke tab Template kemudian klik ikon roda gigi yang berada di bawah penayang blog seluler Anda:
Mengaktifkan fitur blog seluler.
Setelah itu Anda akan mendapati pilihan untuk mengaktifkan atau tidak mengaktifkan fitur blog seluler. Pilih untuk mengaktifkan fitur blog seluler.
Dua Metode Modifikasi
Setelah mengerti tentang bagaimana Blogger bisa menangani tampilan blog seluler terhadap tampilan blog biasa, kita bisa memulai untuk mengetahui dua ide yang biasa digunakan untuk membedakan tampilan antara blog versi biasa dengan blog versi seluler.
Metode 1: Menambahkan Kelas Khusus Tampilan Seluler pada Tag <body>
Blogger sudah memiliki tag data tersendiri yang akan menggenerasikan kelas bernama mobile berdasarkan tipe tampilan blog, yaitu data:blog.mobileClass yang bisa kita letakkan pada tag HTML di dalam template sebagai nilai kelas. Misalnya pada tag <body> seperti ini:
<body expr:class='data:blog.mobileClass'>
Dengan cara di atas, maka kita akan mendapati bahwa tag <body> telah dilengkapi dengan kelas mobile pada blog tampilan seluler seperti ini:
<body class=' mobile'>
Saat kita membuka blog pada tampilan desktop, nilai mobile pada atribut akan menghilang. Sehingga kita bisa membedakan tampilan blog seluler dengan blog biasa melalui kelas blog seluler tersebut melalui CSS:
Kita juga bisa menggunakan kondisional universal yang digunakan untuk menyatakan tampilan blog seluler sebagai pembatas tampilnya elemen-elemen HTML —termasuk tag <style>— dengan cara seperti ini:
Membedakan CSS Blog Desktop dengan Blog Seluler
<b:if cond='data:blog.isMobile'> <style type='text/css'> body {background-color:black} /* blog akan berwarna hitam pada tampilan seluler */ </style> <b:else/> <style type='text/css'> body {background-color:white} /* blog akan berwarna putih pada tampilan desktop */ </style> </b:if>
Menggunakan Kondisional Seluler Sebagai Bagian dari Kelas
Pada dasarnya, data:blog.isMobile akan menampilkan nilai berupa true atau false tergantung dari apakah blog tersebut dibuka pada tampilan seluler ataukah pada layar desktop. Sehingga, sebenarnya kita juga bisa menggunakan data tersebut sebagai nama kelas (bagian dari nama kelas) untuk menyatakan bahwa blog tersebut sedang dibuka pada perangkat seluler atau perangkat desktop:
Indikator untuk menyatakan bahwa terdapat posting yang lebih baru sebelum posting/daftar posting yang sedang aktif/terlihat di halaman. Pada intinya, kondisi ini digunakan untuk memunculkan navigasi Posting Lebih Baru saat diperlukan dan akan menyembunyikannya saat tidak diperlukan —misalnya, saat kita sedang berada di halaman muka, kita tidak akan melihat navigasi Posting Lebih Baru. Elemen/data ini juga berfungsi untuk menampilkan URL halaman (saat sedang berada di halaman indeks) atau URL posting (saat sedang berada di halaman item) yang lebih baru dari halaman yang sedang aktif.
Indikator untuk menyatakan bahwa terdapat posting yang lebih lama setelah posting/daftar posting yang sedang aktif/terlihat di halaman. Kondisi ini digunakan untuk memunculkan navigasi Posting Lama saat diperlukan dan akan menyembunyikannya saat tidak diperlukan —saat kita sedang berada di halaman terakhir, maka kita tidak akan melihat navigasi Posting Lama). Elemen/data ini juga berfungsi untuk menampilkan URL halaman (saat sedang berada di halaman indeks) atau URL posting (saat sedang berada di halaman item) yang lebih lama dari halaman yang sedang aktif.
Elemen ini akan menampilkan teks navigasi ke halaman awal.
Beranda
data:mobileLinkUrl
Kode ini akan menggenerasikan URL blog versi seluler berdasarkan URL yang sedang aktif (lebih tepatnya, kode ini akan menghasilkan nilai yang sama dengan data:blog.url dengan akhiran berupa ?m=1).
http://nama_blog.blogspot.com/?m=1
data:desktopLinkUrl
Kode ini akan menggenerasikan URL blog versi desktop berdasarkan URL yang sedang aktif (lebih tepatnya, kode ini akan menghasilkan nilai yang sama dengan data:blog.url dengan akhiran berupa ?m=0).
http://nama_blog.blogspot.com/?m=0
data:mobileLinkMsg
Elemen ini akan menampilkan teks navigasi menuju blog tampilan seluler.
Lihat versi seluler
data:desktopLinkMsg
Elemen ini akan menampilkan teks navigasi menuju blog tampilan web/desktop.
Posted by Unknown
Posted on 04.57
with No comments
<b:if cond='data:post.allowComments'> adalah kondisional template yang berfungsi untuk menyatakan bahwa pemilik blog mengizinkan pengunjung untuk menuliskan komentar. Anda biasanya akan melihat kode ini membungkus semua elemen di dalam seksi komentar sehingga jika administrator mengeset opsi pengaturan untuk tidak mengizinkan pengunjung lain menuliskan komentar baru melalui panel pengaturan utama (bukan opsi pada pengaturan posting), maka seluruh komentar yang telah masuk akan ikut menghilang (disembunyikan):
Seluruh konten di bagian ini akan menghilang jika Administrator mengeset opsi pengaturan untuk tidak mengizinkan pengunjung menuliskan komentar baru.
</b:if> </div>
Biasanya hal ini akan merugikan blog-blog bertipe diskusi yang ramai pengunjung, terutama jika komentar-komentar yang diterbitkan berguna untuk pembaca lain sebagai referensi tambahan.
Suatu saat mungkin Anda akan mengalami masa-masa sibuk atau katakanlah “sedang tidak mampu untuk membalas komentar-komentar yang masuk”. Saat Anda mengalami itu biasanya hal yang akan Anda lakukan adalah menutup komentar posting secara temporer dengan cara menyembunyikannya seperti ini:
Menonaktifkan sekaligus menyembunyikan komentar pada semua posting.
Untuk menjaga agar komentar-komentar lama tidak hilang, Anda bisa memindahkan/memperbaharui wilayah kekuasaan kondisional <b:if cond='data:post.allowComments'> menjadi lebih sempit. Cukup hilangkan formulir komentarnya saja dan biarkan komentar-komentar yang sudah ada tetap pada tempatnya. Caranya adalah hapus kode <b:if cond='data:post.allowComments'> ... </b:if> yang mengelilingi elemen <div class='comments' id='comment'> sehingga akan tersisa seperti ini:
Masing-masing kode biasanya akan ditemukan dua buah, termasuk juga untuk seksi komentarnya. Dimana salah satu adalah elemen komentar yang akan aktif pada blog versi biasa dan satunya lagi aktif pada blog tampilan mobile.
Posted by Unknown
Posted on 05.08
with No comments
Sebuah seksi merupakan elemen <b:section>, sedangkan widget adalah elemen <b:widget>. <b:widget> harus berada di dalam <b:section>, dan <b:section> harus berada di dalam tag <body>
<b:section> dan <b:widget> selalu dilengkapi oleh beberapa atribut. Beberapa merupakan atribut wajib dan beberapa merupakan pilihan. Namun, untuk mengaktifkan sebuah <b:section>, minimal kita hanya membutuhkan atribut id dengan nilai yang spesifik:
<b:section id='widget-area'/>
Elemen di atas nantinya akan ditampilkan sebagai bagian terpenting dalam halaman Tata Letak, yaitu berupa tab pengeditan, penambahan & penghapusan widget seperti ini:
Contoh tampilan <b:section> di halaman Tata Letak
Dan saat ditampilkan sebagai elemen HTML, <b:section> akan tampil sebagai elemen ini:
<div class='section' id='widget-area'></div>
Daftar Atribut yang Biasa Muncul di dalam Elemen <b:section>
Atribut
Nilai/Contoh Nilai
Keterangan
id
section-1
Atribut wajib. Seperti ID dalam elemen HTML. Berupa huruf atau angka, dan harus spesifik.
class
header
Atribut opsional. Seperti kelas dalam elemen HTML. Tidak harus spesifik. Kelas-kelas standar dalam sebuah template blogspot adalah navbar, header, main, sidebar dan footer. Kelas-kelas standar tersebut sangat berguna bagi Blogger untuk mempermudah dalam menentukan tipe widget yang sesuai yang biasanya akan disisipkan/ditata ulang secara otomatis saat Anda mengunggah/mengganti template.
maxwidgets
1
Atribut opsional. Berupa jumlah. Atribut ini berguna untuk menentukan seberapa banyak widget yang bisa ditambahkan pada seksi terkait. Anda biasanya akan melihat atribut ini pada seksi header berupa maxwidgets='1', yang akan membatasi penambahan widget sebanyak satu buah. Setelah sebuah elemen halaman ditambahkan, elemen halaman baru tidak diizinkan untuk masuk ke dalam seksi tersebut. Ciri khususnya adalah, sebuah tombol penambahan widget akan tampil saat seksi tersebut masih mengandung jumlah widget kurang dari nilai maksimal, dan akan menghilang saat jumlahnya telah mencapai nilai maksimal.
showaddelement
yes (default)
Atribut opsional. Jika bernilai yes, tombol penambahan widget akan ditampilkan. Jika bernilai no, tombol penambahan widget akan menghilang (pemilik blog tidak diizinkan untuk menambahkan elemen halaman).
no
growth
vertical (default)
Atribut opsional. Digunakan untuk menentukan apakah widget-widget halaman akan disusun secara menyamping atau bertumpukan.
horizontal
Sebuah <b:widget> merupakan bagian dari <b:section> dan memiliki beberapa atribut wajib, yang akan terisi secara otomatis saat kita menambahkan elemen halaman/widget baru:
Daftar Atribut yang Biasa Muncul di dalam Elemen <b:widget>
Atribut
Nilai/Contoh Nilai
Keterangan
id
BlogArchive1
Atribut wajib. Seperti ID dalam elemen HTML. Berupa huruf atau angka, dan harus spesifik.
type
BlogArchive
Atribut wajib. Nilai terdaftar[1] dan tidak bisa ditentukan sesuka hati. Digunakan untuk menentukan tipe widget.
locked
true
Atribut opsional. Digunakan untuk menentukan apakah widget bisa digeser-geser (diatur ulang susunannya) dan dihapus atau tidak. Ciri khusus tampak pada bagian bilah di samping item widget seperti ini
false
title
Blog Archive
Atribut opsional. Digunakan untuk menentukan judul widget.
pageType
all
Atribut opsional. Digunakan untuk membuat widget tampil pada halaman spesifik (???)
archive
main
item
mobile
yes
Atribut opsional. Jika yes, widget akan ditampilkan saat berada pada tampilan blog mobile. Jika no, widget tidak akan tampil saat berada pada tampilan blog mobile. Jika only, widget akan ditampilkan hanya pada tampilan blog mobile.
Elemen ini akan menghasilkan JSON komentar yang telah diterbitkan di dalam posting terkait
Sampel
data:post.commentMsgs
Elemen ini akan menghasilkan objek berupa variabel untuk menyatakan pesan-pesan tertentu yang akan tampil dalam sistem komentar versi ke dua
Sampel
data:post.commentConfig
Elemen ini akan menghasilkan nilai-nilai konfigurasi komentar, menyangkut ID blog, ID posting, URL feed, nama penulis administrator, URL profil administrator, URL Blogger dan kedalaman thread (beberapa tampaknya masih dalam konsep)
Seksi komentar adalah elemen <b:includable>. Pada template versi pertama, elemen <b:includable> akan dilengkapi dengan id='comments'. Pada versi ke dua, elemen <b:includable> akan dilengkapi dengan id='threaded_comments':
Elemen ini akan menghasilkan nama kelas indentasi avatar
avatar-comment-indent
data:comment.authorClass
Elemen ini akan menghasilkan nama kelas administrator
blog-author
data:comment.anchorName
Elemen ini akan menghasilkan deret karakter yang nantinya akan berguna sebagai pendukung permalink komentar (diawali dengan hruf c, dan diikuti oleh ID komentar)
c3630901959249728956
data:comment.favicon
Elemen ini akan menghasilkan favicon komentator yang tidak memiliki foto profil
Elemen ini akan menghasilkan nama penulis komentar
Taufik Nurrohman
data:commentPostedByMsg
Elemen ini akan menghasilkan label kata kerja setelah nama komentar
mengatakan..., said...
data:comment.url
Elemen ini akan menghasilkan URL permalink komentar (URL halaman dengan akhiran berupa hashdata:comment.anchorName
Sampel
data:comment.timestamp
Elemen ini akan menghasilkan timestamp penerbitan komentar
Jumat, 02 November 2012 10:20:00 WIB
data:comment.isDeleted
Boolean untuk menyatakan bahwa komentar sudah dihapus
true, false ???
data:comment.body
Elemen ini akan menghasilkan badan komentar
Lorem ipsum dolor sit amet!
data:comment.id
Elemen ini akan menghasilkan ID komentar (seperti data:comment.anchorName, tapi tanpa awalan c. Hanya angka)
3630901959249728956
data:comment.inReplyTo
Elemen ini akan menghasilkan ID komentar induk. Elemen ini hanya akan menampilkan ID komentar induk jika komentar tersebut merupakan komentar balasan dari salah satu komentar yang ada
3630901959249728956
Footer/Kaki Komentar
Elemen ini umumnya berisi pesan komentar dan formulir komentar:
Terdapat lima bagian utama dalam kerangka komentar pada template versi ke dua yaitu header, daftar komentar, footer komentar, popup komentar dan backlink: